CERPEN NOMOR 106

MEMBANGUN KEBERSAMAAN

Oleh: Adharta
Ketua Umum KRIS

Jakarta, 13 September 2026

Reuni emas 50 tahun
SMAK FRATERAN Surabaya 1976

Yogyakarta selalu mempunyai cara tersendiri untuk membuat orang ingin kembali. Kota ini bukan hanya istimewa karena sejarah, budaya, dan makanannya, tetapi juga karena keramahan masyarakat serta kenangan indah yang tercipta di dalamnya.

Perjalanan kami ke Yogyakarta kali ini terasa jauh lebih istimewa. Kami datang bukan sekadar untuk berlibur, melainkan untuk menghadiri Reuni Emas 50 Tahun SMAK Frateran Surabaya Angkatan 1976.

Lima puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Setengah abad telah berlalu sejak kami mengenakan seragam sekolah, belajar di ruang kelas yang sama, bercanda, bertengkar kecil, lalu berdamai dan tertawa kembali.
Kini, kami telah menjalani jalan kehidupan masing-masing. Ada yang menjadi pengusaha, dokter, profesional, aktivis sosial, ibu rumah tangga, serta berbagai profesi lainnya. Ada pula sahabat yang sudah mendahului kita menghadap Sang Pencipta. Namun, ketika bertemu dalam reuni ini, semua jabatan, gelar, dan kedudukan seakan menghilang. Kami kembali menjadi anak-anak SMAK Frateran 1976 yang penuh semangat dan kenakalan.

Pelukan hangat, jabat tangan, sapaan akrab,
Seperti opa oma koko cici tanta kude dlsb.
dan tawa lepas memenuhi pertemuan kami.

Wajah boleh berubah, rambut mungkin memutih, tubuh tidak lagi sekuat dahulu, tetapi persahabatan tetap terasa muda.

Setiap sudut Yogyakarta seolah menjadi saksi bahwa waktu tidak mampu menghapus persaudaraan yang telah tumbuh selama puluhan tahun.

Suasana kebersamaan itu mengingatkan saya kepada sebuah lagu terkenal, “Jogja Istimewa”, yang dibawakan oleh Jogja Hip Hop Foundation.

Walaupun liriknya menggunakan bahasa Jawa yang ringan, pesan di dalamnya cukup mudah dimengerti. Ada satu seruan yang sangat kuat:

“Holopis kuntul baris, ayo dadi siji.”

Mari bersama-sama, bersatu, dan berjalan menuju tujuan yang sama.

Kalimat sederhana itu sesungguhnya memiliki makna yang sangat dalam. Kebersamaan tidak berarti bahwa kita harus selalu memiliki pemikiran, sifat, atau pilihan yang sama.

Kebersamaan justru mengajarkan kita untuk menerima perbedaan, saling menghargai, saling menopang, dan tidak meninggalkan sahabat ketika menghadapi kesulitan.

Reuni emas ini bukan hanya acara untuk mengenang masa lalu.

Reuni ini menjadi kesempatan untuk mensyukuri perjalanan hidup, memperbarui persahabatan, dan membangun kembali semangat kebersamaan. Kami berbagi cerita mengenai keluarga, pekerjaan, kesehatan, suka dan duka, serta berbagai pengalaman yang telah membentuk kehidupan kami.
Sesudah seluruh rangkaian acara selesai, kami pulang ke rumah masing-masing dengan membawa banyak cerita. Sayangnya, beberapa teman kemudian jatuh sakit secara hampir bersamaan.

Entah karena kelelahan, perubahan cuaca, atau daya tahan tubuh yang menurun setelah berbagai kegiatan yang padat.
Saya pun termasuk di dalamnya, bersama Lena, istri saya. Sudah empat hari kami mengalami demam, pilek, dan batuk yang cukup keras.

Tubuh terasa lemah, tetapi hati tetap dipenuhi rasa syukur karena kami telah diberi kesempatan menikmati kebersamaan yang sangat berharga.

Dalam keadaan sakit, perhatian kecil dari para sahabat terasa begitu berarti. Pesan singkat yang menanyakan keadaan, doa yang tulus, dan ucapan semoga lekas sembuh menjadi bukti bahwa persahabatan tidak berhenti ketika acara reuni berakhir.

Justru sesudah semua kembali ke rumah, ikatan persaudaraan itu kembali diuji dan diwujudkan melalui kepedulian.
Kebersamaan bukan hanya duduk bersama dalam kegembiraan. Kebersamaan adalah hadir ketika sahabat membutuhkan dukungan, mendoakan mereka yang sedang sakit, menghibur yang bersedih, dan menguatkan mereka yang sedang menghadapi persoalan hidup.

Terima kasih, Yogyakarta, karena telah menjadi tempat yang indah bagi Reuni Emas kami. Terima kasih kepada seluruh sahabat SMAK Frateran 1975 Surabaya Angkatan 1976 yang telah menghidupkan kembali kenangan setengah abad perjalanan persahabatan.
Semoga semua sahabat senantiasa sehat, bahagia, dan diberkati Tuhan. Marilah kita terus menjaga persaudaraan ini dengan semangat

“Ayo dadi siji.”
Sebab usia boleh bertambah, keadaan dapat berubah, dan jarak mungkin memisahkan, tetapi kebersamaan yang dirawat dengan kasih akan selalu menemukan jalan untuk menyatukan kita kembali.
Salam sehat dan penuh persahabatan

Adharta.com

Www.kris.or.id

Lirik lagu

Holopis kuntul baris

Holopis kuntul baris

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Istimewa negerinya, istimewa orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Jogja istimewa untuk Indonesia

Rungakna iki gatra saka Ngayogyakarta

Negeri paling penak rasane kaya swarga

ora peduli ndunya dadi neraka

Ning kene tansah edi peni lan mardika

Tanah lahirkan tahta, tahta untuk rakyat

Di mana rajanya bercermin di kalbu rakyat

Demikianlah singgasana bermartabat

Berdiri kokoh tuk mengayomi rakyat

Memayu hayuning bawana

Saka jaman perjuangan nganti merdeka

Jogja istimewa bukan hanya daerahnya

Tapi juga karena orang-orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Istimewa negerinya, istimewa orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Jogja istimewa untuk Indonesia

Tambur wis ditabuh suling wis muni

Holopis kuntul baris, ayo dadi siji

Bareng para prajurit lan senopati

Mukti utawa mati manunggal kawula Gusti

Menyerang tanpa pasukan

Menang tanpa merendahkan

Kesaktian tanpa ajian

Kekayaan tanpa kemewahan

Tenang bagai ombak gemuruh laksana Merapi

Tradisi hidup di tengah modernisasi

Rakyate njajah desa milang kori

Nyebarake seni lan budi pekerti

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Istimewa negerinya, istimewa orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Jogja istimewa untuk Indonesia

Elingo sabdane Sri Sultan Hamengku Buwono kaping Sanga

Sak duwur-duwure sinau kudune dhewe tetep wong Jawa

Diumpamakne kacang kang ora ninggalke lanjaran

Marang bumi sing nglahirke dewe tansah kelingan

Ing ngarsa sung tuladha

Ing madya mangun karsa

Tut wuri handayani

Holopis kuntul baris, ayo dadi siji

Sepi ing pamrih rame ing gawe

Sejarah ning kene wis mbuktikake

Jogja istimewa bukan hanya tuk dirinya

Jogja istimewa untuk Indonesia

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Istimewa negerinya, istimewa orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Jogja istimewa untuk Indonesia

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Istimewa negerinya, istimewa orangnya

Jogja, Jogja, tetap istimewa

Jogja istimewa untuk Indonesia

Adharta
Sahabat dalam Cita

Rekening KRIS
BCA
6383648888
Atas nama
Perkumpulan KRIS

Call Center
08119620888

www.kris.or.id I www.adharta.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *