Hari 6
17 hari menuju Baksos KRIS
Panti Asuhan Santo Yusup
Sindanglaya
Cipanas
08 08 2026
Oleh : Adharta
Ketua Umum
KRIS
Jakarta
23 Juli 2026
Semua sahabatku dan keluarga besar aku
Salam sehat dan bahagia semua
Tidak terasa sisa 17 hari lagi kita menuju Bakti Sosial KRIS
Panitia semakin sibuk
Hari ini Subuh
Tim pelaksana
Ibu Magdalena
Ibu Wenny
Ibu Betsy
Ibu Monica
Pagi pagi subuh sudah meluncur ke Sindanglaya Cipanas
Jangan lupa makan enak ya
Selamat bertugas ibu
Ibu ibu ini tidak kenal lelah berjuang untuk membantu Anak Anak Panti Asuhan Santo Yusup
Kita sebut Anak Anak titipan Allah Bapa kita
Pagi subuh ini aku juga terbangun lebih awal.
Udara terasa sejuk,
namun ada sesuatu yang berbeda di dalam hati.
Bukan dingin…
melainkan sebuah panggilan halus yang tak bisa diabaikan.
Aku terdiam sejenak,
mengingat kembali wajah-wajah kecil itu.
Tatapan mata yang sederhana,
namun menyimpan cerita yang begitu dalam.
Sebuah Kesaksian
Tentang Hati yang Belajar Mendengar
Sering kali kita berpikir,
bahwa memberi adalah tentang apa yang kita bawa.
Berapa banyak bantuan.
Seberapa besar nilai yang kita serahkan.
Namun di Panti Asuhan Santo Yusup, saya tidak menyingkat PASY karena nama Santo Yusup terlalu Indah untuk disingkat
Lebih baik saya ucapkan berapa kalipun
aku belajar sesuatu yang berbeda.
Bahwa memberi…
dimulai dari mendengar.
Mendengar tanpa menyela.
Mendengar tanpa menghakimi.
Mendengar tanpa terburu-buru ingin menjawab.
Karena di balik setiap anak di sana,
ada cerita yang tidak selalu mudah diucapkan.
Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh.
Ada rindu yang tidak tahu harus ditujukan ke mana.
Dan kadang…
mereka hanya butuh satu orang
yang mau duduk,
diam,
dan benar-benar hadir.
Aku membayangkan,
bagaimana rasanya tumbuh
tanpa suara yang memanggil nama kita dengan penuh kasih.
Tanpa pelukan saat takut.
Tanpa tempat pulang yang pasti.
Namun luar biasanya,
anak-anak itu tetap tersenyum.
Saya ada group
Geng Santo Yusup nanti akan saya ceritakan
Mereka tetap belajar.
Mereka tetap bermain.
Mereka tetap berharap.
Dan justru di situlah,
kita yang datang…
belajar dari mereka.
Belajar tentang kekuatan.
Belajar tentang ketulusan.
Belajar bahwa hidup tidak selalu harus sempurna
untuk tetap bisa dijalani dengan penuh makna.
Teman-teman, sahabat terkasih
KRIS,
Sahabatku semua,
Keluargaku
17 hari lagi kita akan melangkah ke sana.
Mari kita siapkan diri,
bukan hanya dengan rencana,
bukan hanya dengan logistik,
tetapi dengan hati yang siap mendengar.
Hati yang siap mendengar
Jangan hanya datang untuk memberi.
Datanglah untuk mengenal.
Jangan hanya melihat mereka sebagai yang membutuhkan.
Lihatlah mereka sebagai guru kehidupan kita
Yang sangat berharga
Yang tidak dapat Anda temukan dimanapun
Karena mungkin,
di hari itu nanti…
bukan mereka yang berubah karena kita,
tetapi kita yang akan berubah
karena mereka.
Mari kita hadir,
dengan waktu yang utuh,
dengan perhatian yang penuh,
dan dengan cinta yang tidak setengah
setengah.
Sampai jumpa di hari yang telah kita nantikan.
www.kris.or.id I www.adharta.com
