DOA
untuk Anak Bangsa

Oleh : Adharta
Ketua Umum
KRIS

Doaku

Hai Anak Bangsa
Semua bisa berlalu,
waktu menggulung luka demi luka dan duka,
namun bangsa ini tetap hidup,
berdenyut dalam dada yang tak pernah benar-benar menyerah.

Walau penderitaan datang tanpa permisi,
kesulitan silih berganti
seperti ombak yang tak mengenal lelah,
anak-anak bangsa tetap berdiri,
meski tertatih, meski hampir rebah.
Di tanah yang mulai terlantar,
di bumi yang dibiarkan tanpa pelukan,
retak-retak harapan menganga,
menyimpan cerita tentang mereka
yang berjuang dalam diam.

Langit menggelap, menghitam tanpa bintang,
menutup cahaya yang dulu begitu terang,
dan di bawahnya, anak anak bangsa merintih,
memanggil harapan yang terasa semakin jauh.

Namun suara mereka,
seringkali hanya menjadi bisik
yang ditiup angin tanpa tujuan,
hilang di antara hiruk-pikuk
dan janji yang tak kunjung ditepati.

Ya Tuhan,
dengarlah doa kami yang sederhana ini

doa yang lahir dari hati yang lelah,
namun belum padam harapannya.

Kuatkan mereka yang hampir runtuh,
peluk mereka yang merasa sendiri,
terangi jalan yang mulai kehilangan arah,
dan bangkitkan kembali semangat
yang nyaris terkubur oleh waktu.

Jangan biarkan air mata ini
jatuh sia-sia tanpa arti,
jadikan ia benih kekuatan
yang tumbuh menjadi masa depan.
Untuk anak anak bangsa yang sedang merintih,
yang memikul beban tanpa suara,
kami titipkan harapan pada-Mu
agar esok masih ada cahaya,
agar luka ini menemukan sembuhnya,
dan agar Indonesia kembali tersenyum
dalam damai yang sesungguhnya.

Adharta

www.kris.or.id I www.adharta.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *