Imlek (07)
Membangun Bangsa dan Negara Indomesia
Oleh : Adharta
Ke[ua Umum
KRIS
Komunitas
Relawan
Infonesia
Sehat
Jakarta
16 Pebruati 2026
Imlek Harmoni Nusantara.
Motto Imlek. 2577
Imlek Harmoni Nusantara: Simbol Persatuan, Diplomasi Budaya, dan Daya Ungkit Bangsa
Indonesia dikenal dunia sebagai bangsa yang majemuk
beragam suku, agama, budaya, dan tradisi hidup berdampingan dalam satu kesatuan.
Dalam konteks inilah gagasan Imlek Harmoni Nusantara menjadi sangat relevan dan strategis.
Unggahan ibu Irene Umar di media sosial yang menampilkan keindahan Indonesia sebagai destinasi dunia, serta dukungan dan tanggapan positif dari ibu Ni Luh Puspa, mencerminkan kesadaran pemerintah akan pentingnya perayaan budaya sebagai kekuatan bangsa.
Imlek tidak lagi dipahami semata sebagai perayaan komunitas Tionghoa, melainkan telah bertransformasi menjadi bagian dari mozaik budaya Indonesia.
Ketika Imlek dirayakan dalam bingkai Harmoni Nusantara, IMLEK menjadi simbol inklusivitas dan persatuan nasional.
Perpaduan barongsai dengan musik daerah, ornamen Imlek berdampingan dengan batik dan tenun, serta kuliner Tionghoa yang disajikan bersama makanan khas Nusantara adalah bukti bahwa Indonesia mampu merawat perbedaan sebagai kekayaan, bukan sekat.
Dari sudut pandang strategis, perayaan Imlek Harmoni Nusantara memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.
Pertama, sebagai alat diplomasi budaya. Wisatawan mancanegara tidak hanya datang untuk menikmati alam Indonesia, tetapi juga untuk menyaksikan bagaimana keberagaman dirayakan secara damai.
Ini membangun citra Indonesia sebagai negara toleran, aman, dan ramah bagi dunia internasional.
Kedua, Imlek Harmoni Nusantara menjadi pengungkit sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Festival budaya, pertunjukan seni, pameran UMKM, hingga kuliner khas lintas etnis membuka ruang perputaran ekonomi rakyat.
Pelaku usaha lokal, seniman, dan komunitas budaya memperoleh manfaat langsung.
Dalam jangka panjang, ini mendukung penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, perayaan ini berperan penting dalam penguatan identitas nasional, terutama bagi generasi muda. Imlek yang dikemas secara Nusantara mengajarkan bahwa menjadi Indonesia tidak berarti menyeragamkan, tetapi menyatukan perbedaan dalam nilai bersama:
Gotong royong, saling menghormati, dan kebanggaan sebagai satu bangsa.
Sebagai saran, Imlek Harmoni Nusantara perlu dijadikan agenda budaya nasional tahunan dengan dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Kurasi acara harus melibatkan komunitas budaya, akademisi, dan pelaku kreatif agar pesan harmoni tersampaikan secara otentik, bukan sekadar seremonial.
Selain itu, promosi digital perlu diperkuat melalui narasi visual dan cerita budaya yang mudah diakses pasar global.
Tindak lanjut yang penting adalah integrasi perayaan ini ke dalam kalender pariwisata internasional Indonesia, pengembangan paket wisata tematik Imlek Nusantara, serta kolaborasi dengan diaspora Indonesia di luar negeri.
Dengan demikian, Imlek Harmoni Nusantara tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga instrumen kebijakan budaya yang berkontribusi langsung bagi pembangunan nasional.
Pada akhirnya, Imlek Harmoni Nusantara adalah wujud nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam praktik.
Imlek membuktikan bahwa harmoni bukan slogan, melainkan kekuatan strategis Indonesia untuk melangkah percaya diri di panggung dunia.
Bersambung……
www.kris.or.id I www.adharta.com
